SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT IKAN KOI DENGAN METODE BAYES
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT IKAN KOI DENGAN METODE
BAYES

Disusun Oleh:
Nama:Deki panca
pradila
NPM : 11116782
Kelas:3KA07
FAKULTAS ILMU
KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019
1.1
Latar Belakang
Pada saat ini penggunaan
teknologi telah berkembang pesat di masyarakat. Sebagian besar masyarakat
menggunakannya tidak hanya untuk kepentingan berkomunikasi saja, tetapi juga
untuk mendapatkan informasi secara cepat dan efisien dengan aplikasi
berorientasi internet. Perkembangan
teknologi Kecerdasan Buatan yang terjadi telah memungkinkan Sistem Pakar untuk diaplikasikan dengan PHP khususnya dalam
diagnosa penyakit. Budidaya ikan koi merupakan salah satu bisnis yang memiliki
prospek cerah dalam bidang bisnis ikan hias. Akan tetapi dalam proses pembudidayaan
ikan koi ini tidak mudah karena ketika salah satu ikan terkena penyakit maka
berpotensi besar menularkan penyakitnya ke ikan yang lain sehingga menyebabkan
peternak mengalami kerugian karena banyak ikan yang mati. Pada dasarnya setiap
penyakit yang menyerang ikan koi pasti memiliki gejala – gejala fisik yang
tampak, dari gejala – gejala tersebut dapat diketahui jenis penyakit apa yang
menyerang ikan koi sehingga dapat dilakukan penanganan penyakit dengan mudah
dan peternak
ikan tidak akan mengalami
kerugian yang besar. Namun kurangnya pengetahuan yang dimiliki peternak ikan
koi terhadap penyakit yang menyerang ikan membuat peternak ikan koi belum dapat
menentukan jenis penyakit apa yang menyerang ikan koi serta solusi pengobatan
penyakit tersebut berdasarkan gejala yang ditimbulkan oleh ikan koi. Untuk
membantu mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah sebuah sistem pakar
berbasis web yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit yang menyerang
ikan koi serta cara penanganannya. Penelitian ini dilakukan dengan proses
inferensi menggunakan forward chaining dan proses perhitungan nilai kepastian
terjadinya penyakit dilakukan menggunakan metode bayes.
1.2
Tujuan dan Manfaat Penelitian
A.
Tujuan Penelitian
Berdasarkan
permasalahan yang dikemukakan diatas maka tujuan yang ingin dicapai pada
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk melakukan diagnosis penyakit ikan koi
yang mampu membuat suatu keputusan yang sama, sebaik dan seperti
pakar.
2. Untuk menerapkan metode Bayes
dalam perancangan sistem pakar untuk diagnosis penyakit ikan koi.
3. Untuk merancang suatu sistem pakar yang dapat
digunakan untuk mendiagnosis suatu jenis penyakit berdasarkan gejala yang
dirasakan user, sehingga user menemukan
solusi atas permasalahan yang dihadapi.
1.3
metode penelitian
Penanganan penyakit pada ikan koi
sejak dini dapat menghindari penularan penyakit ke ikan koi lain dalam satu
kawanan dan dapat menyelamatkan ikan koi dari kematian. Terbatasnya jumlah
pakar, serta kurangnya penyebaran pengetahuan, menyebabkan diperlukannya sistem
pakar untuk diagnosis penyakit ikan koi. Sistem pakar diagnosis penyakit ikan
koi dibangun dengan bahasa pemrograman web PHP dan database MySQL. Representasi
pengetahuan menggunakan kaidah produksi, proses inferensi menggunakan forward
chaining dan proses perhitungan nilai kepastian terjadinya penyakit dilakukan
menggunakan metode bayes. Para peternak dapat mendiagnosis penyakit yang
terjadi pada ikan koi dan mengetahui cara penanganan penyakit dengan menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sistem.
A. Sistem
pakar Sistem pakar adalah sistem komputer yang mengemulasi kemampuan kepakaran
manusia. Kata mengemulasi diartikan lebih kuat dari simulasi yang berarti bahwa
sistem pakar diharapkan mampu bertindak sebagai yang dilakukan pakar manusia
dalam melakukan penalaran untuk memberikan suatu justifikasi atau kesimpulan.
B. Kaidah
Produksi
Kaidah
menyediakan cara formal untuk mempresentasikan rekomendasi, arahan, atau
strategi. Kaidah produksi dituliskan dalam bentuk jika – maka (if-then). Kaidah
if-then menghubungkan antesenden (antecedent) dengan konsekuensi yang
diakibatkannya.
C. Forward
Chaining
Forward Chaining
adalah strategi penarikan kesimpulan yang dimulai dari sejumlah faktafakta yang
telah diketahui, untuk mendapatkan suatu fakta baru dengan memakai rule-rule
yang memiliki premis yang cocok dengan fakta dan terus dilanjutkan sampai
mendapatkan tujuan atau sampai tidak ada rules yang punya premis yang cocok
atau sampai mendapatkan fakta.
D. Bayes
Probabilitas bayes adalah salah satu cara untuk mengatasi ketidakpastian degan
menggunakan formula bayes yang dinyatakan sebagai berikut:
Dimana : P(H
| E) : Probabilitas hipotesa H jika terdapat evidence E P(E | H) : Probabilitas
munculnya evidence E jika diketahui
hipotesa H P(H) : Probabilitas hipotesa H tanpa memandang evidence apapun P(E)
: Probabilitas evidence E
E. PHP
PHP adalah bahasa scripting yang menyatu
dengan HTML dan dijalankan pada serverside. Artinya semua sintaks yang kita
berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke
browser hanya hasilnya saja.
F. Basis
Data (Database) Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan,
dimanafakta-fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah
dalam sistem. Basis data menyimpan semua fakta, baik fakta awal pada saat
sistem mulai beroperasi, maupun faktafakta yang diperoleh pada saat proses
penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan. Basis data digunakan untuk menyimpan
data hasil observasi dan data lain yang dibutuhkan selama pemrosesan.
1.4
Kelebihan yang di bahas Jurnal
User dapat melakukan diagnosa
dengan memilih gejala – gejala yang dialami ikan koi. Adapun 5 menu dari sistem
diagnosis penyakit ikan koi ini yaitu menu home, penyakit, konsultasi, info dan
profil. Menu home sebagai tampilan utama pada sistem pakar ikan koi ini.
Dari pembahasan di atas, maka dibangunlah sebuah sistem
pakar diagnosis penyakit ikan koi menggunakan metode pelacakan forward chaining
dan metode bayes sebagai proses perhitungan nilai kepastian terjadinya penyakit
Keuntungan
pemakaian sistem pakar yaitu:
1. Membuat
seseorang yang awam dapat bekerja seperti layaknya seorang pakar.
2. Dapat bekerja dengan informasi yang tidak
lengkap atau tidak pasti.
3.
Meningkatkan output dan produktivitas. Sistem pakar dapat bekerja lebih cepat
dari manusia. Keuntungan ini berarti mengurangi jumlah pekerja yang dibutuhkan,
dan akhitnya akan mereduksi biaya.
4.
Meningkatkan kualitas.
5. Sistem
pakar menyediakan nasihat yang konsisten dan dapat mengurangi tingkat
kesalahan.
6. Membuat
peralatan yang kompleks lebih mudah dioperasikan karena sistem pakar dapat
melatih pekerja yang tidak pengalaman.
7. Handal (reliability).
8. Sistem pakar tidak dapat lelah atau bosan.
Juga konsisten dalam memberi jawaban dan
selalu memberikan perhatian penuh.
9. Memiliki
kemampuan memecahkan masalah yang kompleks
1.5
Representasi Pengetahuan
Pengetahuan yang akan direpresentasikan dalam sistem pakar ini adalah
data gejala - gejala penyakit ikan koi. Dalam membuat sistem pakar ini
digunakan representasi pengetahuan dengan menggunakan kaidah produksi
(if...then) dan menggunakan alur pencarian kedepan. Hasil akhirnya berupa
himpunan kaidah atau rules yang akan dimasukkan dalam basis pengetahuan. Adapun
jenis penyakit ikan koi
1.6 Hasil
Dari pembahasan di atas, maka dibangunlah sebuah sistem pakar diagnosis
penyakit ikan koi menggunakan metode pelacakan forward chaining dan metode
bayes sebagai proses perhitungan nilai kepastian terjadinya penyakit. User
dapat melakukan diagnosa dengan memilih gejala – gejala yang dialami ikan koi.
Adapun 5 menu dari sistem diagnosis penyakit ikan koi ini yaitu menu home,
penyakit, konsultasi, info dan profil. Menu home sebagai tampilan utama pada sistem
pakar ikan koi ini.
1.7 Saran
1. Sistem pakar diagnosis penyakit pada ikan
koi dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan gejala dan jenis
penyakit yang lebih spesifik .
2. Untuk
kedepannya, metode bayes dapat dikembangkan menjadi metode untuk memecahkan
masalah yang lebih kompleks.
3. Perlu
perpaduan beberapa pakar untuk menyempurnakan knowledge sistem pakar in
1.8 Kesimpulan
Berdasarkan analisa dan pengujian sistem yang telah dilakukan, maka
sistem pakar diagnosis penyakit ikan ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Sistem pakar ini mampu mendiagnosa penyakit dari
rekaman pertanyaan yang diajukan oleh sistem. 2. Sistem pakar ini mampu
memberikan diagnosa penyakit dan cara perawatan/ pengobatannya, berdasarkan
gejala-gejala yang telah diinputkan user . 3. Sistem pakar ini akan sangat membantu user dalam mengambil
keputusan untuk mendapatkan informasi pengobatan dan cara perawatan yang
sesuai.
Source : Dewi, Puput Shinta dkk. 2015. Sistem Pakar Diagnosa Penyakit
Ikan Koi dengan Metode Bayes Jurnal
Ilmiah Komputer dan Informatika (KOMPUTA) Vol.4 No.1 ISSN 2089-9033
Komentar
Posting Komentar